Penanaman Nilai- Nilai Karakter Melalui Kegiatan Storytelling Dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak’’Lelampak Lendong Kaoq’’ Pada Anak Usia Dini Di Ra Depag 1 Mojokerto

Authors

  • Aisyah Nurullita Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.58794/cerdas.v4i2.1039

Keywords:

Pendidikan anak usia dini, pendidikan karakter, storytelling, cerita rakyat Sasak

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran penting dalam mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, termasuk nilai agama dan moral yang merupakan pondasi pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode storytelling berbasis cerita rakyat Sasak dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA Depag 1 Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari anak kelompok A dan B, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan storytelling yang dilakukan guru mampu menanamkan nilai karakter seperti tanggung jawab, jujur, religius, mandiri, dan kerja sama. Cerita rakyat Sasak seperti Cupak Gerantang, Lelampaq Lending Kaoq, dan Rere Sigar digunakan sebagai media pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu memberikan contoh konkret tentang perilaku baik dan buruk. Proses pembelajaran melalui storytelling terbukti meningkatkan motivasi belajar, membiasakan sopan santun, serta memperkuat pemahaman anak terhadap nilai moral dan kearifan lokal. Dengan demikian, penerapan metode storytelling berbasis cerita rakyat Sasak dapat dijadikan strategi efektif dalam pendidikan karakter anak usia dini, serta mendukung pelestarian budaya lokal.

References

Alkaaf, F. (2017). Perspectives of learners and teachers on implementing the storytelling strategy as a way to develop story writing skills among middle school students. Cogent Education, 4(1), 1–23. https://doi.org/10.1080/2331186X.2017.1348315

Choirun Nisak Aulina, & Aulina, C. N. (2013). Penanaman Disiplin Pada Anak Usia Dini. Pedagogia, 2(1), 36–49. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v2i1.45

Fitroh, S. F., Dwi, E., Sari, N., Studi, P., Guru, P., Anak, P., … Madura, U. T. (2015). Dongeng Sebagai Media Penanaman Karakter Pada Anak Usia Dini. PG-PAUD Trunojoyo, 2.

Junaidi, F. (2017). the Value of Character Education in Andai-Andai Folklore and Its Use As Learning Material for, III(9), 501–509.

Kunci, K. (2017). Jurnal obsesi. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Bahasa Balita Di UPTD Kesehatan Baserah, 1(2), 148–155.

Lee, A. (2016). Implementing character education program through music and integrated activities in early childhood settings in Taiwan. International Journal of Music Education, 34(3), 340–351. https://doi.org/10.1177/0255761414563195

Lisenbee, P. S., & Ford, C. M. (2018). Engaging Students in Traditional and Digital Storytelling to Make Connections Between Pedagogy and Children’s Experiences. Early Childhood Education Journal, 46(1), 129–139. https://doi.org/10.1007/s10643-017-0846-x

Liu, M. C., & Wang, J. Y. (2010). Investigating knowledge integration in web-based thematic learning using concept mapping assessment. Educational Technology and Society, 13(2), 25–39

Moezzi, M., Janda, K. B., & Rotmann, S. (2017). Using stories, narratives, and storytelling in energy and climate change research. Energy Research and Social Science, 31(August), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.erss.2017.06.034

Nur Azizah, A., & Ali, M. (n.d.). Penanaman Nilai Moral Melalui Metode Bercerita Pada Anak Usia 5 – 6 Tahun Di Tk Khodijah, 1–16.

Nurmalina. (2016). Jurnal paud tambusai. Jurnal Obsesi, 2, 73–78.

Pendidikan, J., Pendidikan, G., Usia, A., Volume, D., Tahun, N., Metode, P., … Tahun, N. (2018). KARAKTER ANAK KELOMPOK B TK GUGUS MELATI KECAMATAN MARGA e-Journal Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Pendidikan Ganesha, 6(1).

Rasyad, A. (2015). Developing a Parenting Training Model of Character Education for Young Learners from Poor Families by Using Transformative Learning Approach. International Education Studies, 8(8), 50–56. https://doi.org/10.5539/ies.v8n8p50

Rukiyati, & Purwastuti, L. A. (2016).

Model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal pada Sekolah Dasar di Bantul Yogyakarta. Jurrnal Pendidikan Karakter, VI(1), 130–142.

Varun, A. (2014). Thematic Approach for effective communication in ECCE, 3(3), 49–51.

Wardani, N. E., & Widiyastuti, E. (2015). Integrated Thematic Learning Model Based on Wayang Kancil Which can be Used to Teach Character Education Values to Pupils of Elementary Schools in Surakarta , Indonesia. Asian Journal of Management Sciences & Education, 4(April), 36–42.

Downloads

Published

2026-02-05

Issue

Section

Articles