https://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/issue/feedCERDAS - Jurnal Pendidikan2025-12-31T00:00:00+00:00Sri Wayunisriwahyuni91@unilak.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>CERDAS - Jurnal Pendidikan</strong> diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan <strong>Juni</strong> dan <strong>Desember</strong> oleh Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. Tujuan Jurnal Pendidikan adalah sebagai sarana untuk menerbitkan makalah/artikel dalam Bidang Pendidikan.</p> <p> </p>https://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/1039Penanaman Nilai- Nilai Karakter Melalui Kegiatan Storytelling Dengan Menggunakan Cerita Rakyat Sasak’’Lelampak Lendong Kaoq’’ Pada Anak Usia Dini Di Ra Depag 1 Mojokerto2024-12-01T15:28:06+00:00Aisyah Nurullitaicha.bimbim1@gmail.com<p>Pendidikan anak usia dini (PAUD) memiliki peran penting dalam mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak, termasuk nilai agama dan moral yang merupakan pondasi pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode storytelling berbasis cerita rakyat Sasak dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini di RA Depag 1 Mojokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari anak kelompok A dan B, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan storytelling yang dilakukan guru mampu menanamkan nilai karakter seperti tanggung jawab, jujur, religius, mandiri, dan kerja sama. Cerita rakyat Sasak seperti Cupak Gerantang, Lelampaq Lending Kaoq, dan Rere Sigar digunakan sebagai media pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu memberikan contoh konkret tentang perilaku baik dan buruk. Proses pembelajaran melalui storytelling terbukti meningkatkan motivasi belajar, membiasakan sopan santun, serta memperkuat pemahaman anak terhadap nilai moral dan kearifan lokal. Dengan demikian, penerapan metode storytelling berbasis cerita rakyat Sasak dapat dijadikan strategi efektif dalam pendidikan karakter anak usia dini, serta mendukung pelestarian budaya lokal.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 CERDAS - Jurnal Pendidikanhttps://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/1228Implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Melalui Kampus Mengajar Angkatan 8 di SDN 063/VII Dusun Sarolangun2025-01-02T12:54:56+00:00Khalisya Azzura Ramadhanikhalisyaazzura@gmail.com<p>Kampus mengajar merupakan bagian kegiatan pembelajaran dan pengajaran di satuan Pendidikan dasar dari program Merdeka belajar kampus Merdeka (MBKM). yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar mengembangkan diri melalui aktivitas diluar kelas, kampus mengajar Angkatan 8 ini membekali mahasiswa dengan beragam keahlian dan keterampilan dengan menjadi mitra guru dan sekolah dalam pengembangan model pembelajaran, dan dapat menumbuhkan kreativitas serta inovasi dalam pembelajaran sehingga berdampak pada penguatan pembelajaran literasi dan numerasi, adaptasi teknologi, dan program lainnya. Kegiatan kampus mengajar Angkatan 8 ini dilaksanakan dari tanggal 09 September – 19 Desember 2024. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan partisipasi siswa, penguatan kompetensi guru, serta keterlibatan komunitas sekolah. Program ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah mampu menghadirkan solusi praktis untuk masalah pendidikan. Dengan demikian, Kampus Mengajar tidak hanya mendukung tercapainya tujuan MBKM, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pemerataan pendidikan di Indonesia.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 CERDAS - Jurnal Pendidikanhttps://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/1249Peningkatan Literasi Dan Numerasi Siswa Di Sd Negeri 011/Viii Muara Tebo Melalui Integrasi Program Mbkm Magang Kependidikan2025-05-31T04:43:05+00:00Ranti Julia Rantirantijulia3@gmail.comIssaura Sherly Pamelaissaurasherly@unja.ac.id<p>Peningkatan literasi dan numerasi merupakan salah satu prioritas dalam pendidikan dasar di Indonesia. Program Magang Kependidikan Di SDN 011/VIII Muara Tebo ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi dan numerasi siswa di tengah keterbatasan fasilitas. Berdasarkan observasi awal, ditemukan berbagai tantangan, seperti rendahnya minat baca dan keterbatasan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Program ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, guru, dan siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan interaktif. Beberapa program yang dilaksanakan meliputi Pojok Baca, Restorasi Perpustakaan,Pohon Literasi, Polaroid Numerasi,Penggunaan teknologi melalui aplikasi seperti Quizizz, serta kegiatan berbasis permainan seperti Battle Game Numerasi dan Ular Tangga Literasi dan Numerasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan minat baca siswa minat siswa untuk mengunjungi perpustakaan,keterlibatan mereka dalam pembelajaran, serta pemahaman mereka terhadap konsep-konsep matematika dasar. Program ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antar mahasiswa,guru, dan siswa dalam dalam memperbaiki kualitas pendidikan.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 CERDAS - Jurnal Pendidikanhttps://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/1495Pendidikan Implementasi Metode Gamification Of Learning Pada Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Minat Belajar di MI Tarbiyatus Sibyan Sebaung Gending Probolinggo2025-06-20T07:58:06+00:00Ulifia Hidayatimasya.syaiful1990@gmail.com<p>Pendidikan merupakan pondasi penting untuk membangun dan memajukan peradaban suatu bangsa. Melalui pendidikan, generasi penerus dapat dibentuk menjadi individu yang berkualitas, memiliki penegetahuan, keterampilan, serta karakter yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang menjadi penyebab rendahnya minat belajar siswa dan menganalisis implementasi metode gamification of learning pada pembelajaran matematika kelas IV di MI Tarbiyatus Sibyan Sebaung Gending probolinggo. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan, mendeskripsikan, dan menjelaskan secara detail fenomena atau objek penelitian berdasarkan kondisi dan situasi yang sebenarnya. Siswa kelas IV menjadi subjek dalam penelitian ini dengan jumlah 15 siswa yang terdiri dari 8 siswa perempuan dan 7 siswa laki-laki. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi langsung, wawancara, dokumentasi, dimana peneliti terjun langsung ke lokasi MI Tarbiyatus Sibyan yang beralamatkan Jl.Olah raga Pg Gending, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo tersebut dan memantau bagaimana proses pembelajaran di kelas. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan yang signifikan yaitu meningkatnya minat belajar siswa setelah digunakannya metode gamifikasi of learning pada pembelajaran matematika<em>.</em></p> <p> </p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 CERDAS - Jurnal Pendidikanhttps://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/1508Analisis Konten TikTok Terhadap Keterampilan Berbahasa Siswa Sekolah Dasar2025-07-11T04:09:24+00:00Mila Nur Hidayahmilanurhidayah65@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aplikasi TikTok terhadap keterampilan kebahasaan siswa sekolah dasar. Kajian dilakukan melalui metode literature review terhadap lima jurnal ilmiah yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan TikTok secara bebas dan tanpa pengawasan dapat menurunkan kesantunan berbahasa siswa, memunculkan penggunaan kata-kata kasar, serta gaya komunikasi yang tidak sesuai dengan norma sosial. Namun, dalam konteks yang terarah dan edukatif, TikTok juga dapat berfungsi sebagai media pembelajaran yang meningkatkan kosakata dan kemampuan berbicara anak. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif guru dan orang tua dalam mendampingi penggunaan media sosial oleh siswa agar memberikan dampak positif terhadap perkembangan bahasa mereka.</p>2026-02-05T00:00:00+00:00Copyright (c) 2025 CERDAS - Jurnal Pendidikan