HUBUNGAN RIWAYAT BBLR DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 24-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DADOK TUNGGUL HITAM
DOI:
https://doi.org/10.58794/jubida.v5i1.1919Keywords:
Stunting, Berat Badan Lahir Rendah, ASI EksklusifAbstract
Latar belakang: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam 1.000 hari pertama kehidupan. World Health Organization (WHO) tahun 2023 menyatakan tahun 2022 terdapat 148,1 juta anak di bawah usia lima tahun yang mengalami stunting. Faktor risiko utama yang berkontribusi dengan kejadian stunting yaitu riwayat BBLR dan pemberian ASI eksklusif. Tujuan penelitian: Untuk menganalisis hubungan antara riwayat BBLR dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang pada bulan Desember 2024 - Maret 2025. Sampel penelitian terdiri dari 103 ibu yang memiliki anak usia 24–59 bulan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan Fisher exact test dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara riwayat BBLR dengan kejadian stunting dianalisis menggunakan uji Fisher exact test (p=0,03) karena pada uji chi-square diperoleh nilai expected count <5. Terdapat hubungan antara riwayat pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting (p=0,029). Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat BBLR dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting (p<0,05). Simpulan: Terdapat hubungan antara riwayat berat badan lahir rendah dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan.
References
WHO, “Joint Child Malnutrition Estimates.” Accessed: Dec. 03, 2024. [Online]. Available: https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/joint-child-malnutrition-estimates-unicef-who-wb
KemenKes RI, Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2023. Accessed: Apr. 02, 2014. [Online]. Available: https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/1702958336658115008345c5.53299420.pdf
N. Agustina, “Apa Itu Stunting,” KemenKes RI. Accessed: Dec. 03, 2024. [Online]. Available: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1516/apa-itu-stunting
S. Helmyati, R. A. Dominikus, U. W. Setyo, and W. Maria, Stunting: Permasalahan dan Penanganannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2018. Accessed: Oct. 02, 2024. [Online]. Available: https://ipusnas.id/
P. Gusti, “Stunting dan Pencegahannya,” KemenKes RI. Accessed: Dec. 02, 2024. [Online]. Available: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/2483/stunting-dan-pencegahannya
DinKes Kota Padang, Profil Kesehatan Kota Padang Tahun 2023. Padang: Dinas Kesehatan Kota Padang, 2024. Accessed: Oct. 09, 2024. [Online]. Available: https://dinkes.padang.go.id/profil-kesehatan-2024
S. Patimah, Stunting Mengancam Human Capital. Yogyakarta: Grup Penerbitan CV Budi Utama, 2021. Accessed: Aug. 30, 2024. [Online]. Available: https://ipusnas.id/
E. Suryani, Bayi Berat Lahir Rendah dan Penatalaksanaannya. Kediri: Strada Press, 2020. Accessed: Jun. 01, 2024. [Online]. Available: https://stradapress.org/index.php/ebook/catalog/book/8
Deswita, H. Yelly, and W. Ines, Breastfeeding Self-Efficacy Ibu Terkait Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi. Jawa Barat: CV Adanu Abimata, 2023. Accessed: Sep. 30, 2024. [Online]. Available: https://ipusnas.id/
I. A. P. Widiartini, Inisiasi Menyusui Dini dan ASI Eksklusif, 1st ed. Yogyakarta: Darul Hikmah, 2017. Accessed: Oct. 07, 2024. [Online]. Available: https://ipusnas.id/
A. Ernawati, “Gambaran Penyebab Balita Stunting di Desa Lokus Stunting Kabupaten Pati,” Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, vol. 16, no. 2, pp. 77–94, Nov. 2020, Accessed: Jun. 01, 2024. [Online]. Available: https://ejurnal-litbang.patikab.go.id/index.php/jl/article/view/194/151
Fauziah J, D. T. Khansa, P. S. R. Khansa, and U. P. Suci, “Stunting: Penyebab, Gejala, dan Pencegahan,” Jurnal Parenting dan Anak, vol. 1, no. 2, 2024, Accessed: Nov. 03, 2024. [Online]. Available: https://edu.pubmedia.id/index.php/jpa/article/view/220
D. Saadong, B. Suriani, Nurjaya, and Subriah, “BBLR, Pemberian ASI Eksklusif, Pendapatan Keluarga, dan Penyakit Infeksi Berhubungan dengan Kejadian Stunting,” Jurnal Kesehatan Manarang, vol. 7, no. nomor khusus, pp. 52–58, Jan. 2021, Accessed: Aug. 01, 2024. [Online]. Available: https://jurnal.poltekkesmamuju.ac.id/index.php/m/article/view/374/158
M. R. D. Irawan, M. Irmawati, and B. Setyoboedi, “Impact of Stunting on Development of Children between 1-3 Years of Age,” Ethiop J Health Sci, vol. 32, no. 3, p. 569, 2022, doi: 10.4314/ejhs.v32i3.
WHO, “Stunting in A Nutshell.” Accessed: Dec. 03, 2024. [Online]. Available: https://www.who.int/news/item/19-11-2015-stunting-in-a-nutshell
Deswita, Y. Fitra, and M. S. Ira, Kenali Stunting dan Pencegahannya. Jawa Barat: CV Adanu Abimata, 2022. Accessed: Sep. 29, 2024. [Online]. Available: https://ipusnas.id/
M. R. Sukiman, B. Aryanti, A. I. Andi, L. Nirwana, and F. A. Arina, “Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Stunting pada Balita di Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar Periode Januari 2022,” Fakumi Medical Journal, vol. 2, no. 9, pp. 664–665, Sep. 2022, Accessed: Aug. 10, 2024. [Online]. Available: http://103.133.36.76/index.php/fmj/article/view/121
E. Ghina, A. Putri, Y. Wahyurianto, and T. Retna, “Hubungan Pemberian Asi Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Semanding,” Jurnal Inovasi Global, vol. 1, no. 1, 2023, [Online]. Available: https://jig.rivierapublishing.id/index.php/rv/index
I. Inpresari and E. P. Wiwik, “Determinan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah,” Jurnal Kesehatan Reproduksi, vol. 7, no. 3, 2020, Accessed: Mar. 28, 2025. [Online]. Available: https://jurnal.ugm.ac.id/jkr
M. Hazimah, A. Surya, H. P. Abdul, and D. Farah, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Kabupaten Bangka,” Jurnal Kedoktern STM (Sains dan Teknologi Medik), vol. 7, no. 1, pp. 42–52, 2024, Accessed: Mar. 28, 2025. [Online]. Available: https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/stm
B. Y. M. Badjuka, “The Correlation between Low Birth Weight and Stunting in 24-59 Month Children in Haya-Haya Village, Western Limboto Sub-District, Gorontalo Regency,” Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 5, no. 1, pp. 23–32, Apr. 2020, doi: 10.31943/afiasi.v5i1.94.
M. Neherta, Deswita, and M. Reky, Faktor-Faktor Penyebab Stunting Pada Anak. Indramayu: CV.AdanuAbimata, 2020. Accessed: Apr. 03, 2025. [Online]. Available: https://ipusnas.id/
E. Yanti, Strategi Pencegahan Dini Stunting di Keluarga. Padang: GET PRESS INDONESIA, 2024. Accessed: Dec. 20, 2024. [Online]. Available: https://getpress.co.id/product/strategi-pencegahan-dini-stunting-di-keluarga
A. F. Rahmatul, S. Titik, and S. Bagus, “Hubungan Riwayat Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia <5 Tahun,” Jurnal Penelitian Perawat Profesional, vol. 6, no. 1, pp. 49–56, 2024, Accessed: Mar. 28, 2025. [Online]. Available: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP
D. P. P. Ayu and Murtiningsih, “Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 6-23 Bulan di RT 09 RW03 Cigarogol Cileungsi,” MAHESA, vol. 3, no. 9, pp. 2727–2740, 2023, Accessed: Apr. 07, 2025. [Online]. Available: https://doi.org/10.33024/mahesa.v3i9.10948
Y. W. Windi, Supriyatun, and N. Deuis, “Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita di BLUD UPTD Puskesmas Langensari 1 Kota Banjar,” Tasikmalaya Nursing Journal, vol. 2, no. 1, pp. 25–29, Apr. 2024, Accessed: Apr. 01, 2025. [Online]. Available: https://ejurnal2.poltekkestasikmalaya.ac.id/index.php/TNJ/article/view/419
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JUBIDA- Jurnal Kebidanan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JUBIDA - Journal of Midwifery provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JUBIDA - Journal of Midwifery is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0





