Analisis Efek Samping Obat pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Komplikasi Hipertensi di RSUD Arifin Achmad Berdasarkan Algoritma Naranjo
DOI:
https://doi.org/10.58794/jfarm.v4i1.1828Keywords:
Diabetes Melitus Tipe 2, Hipertensi, Monitoring Efek Samping Obat, Pola Peresepan, Algoritma NaranjoAbstract
Penyakit Diabetes Melitus (DM) tipe 2 yang sering disertai hipertensi meningkatkan risiko komplikasi dan penggunaan terapi kombinasi, sehingga berpotensi menimbulkan efek samping obat. Namun, penelitian terkait analisis efek samping obat menggunakan Algoritma Naranjo pada pasien DM tipe 2 dengan komplikasi hipertensi di RSUD Arifin Achmad masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola peresepan dan efek samping obat berdasarkan Algoritma Naranjo. Penelitian menggunakan desain deskriptif observasional periode Juni–Agustus dengan data kuesioner dan penilaian kausalitas menggunakan Algoritma Naranjo. Hasil menunjukkan terapi tunggal antidiabetes mendominasi (78,87%) dengan Metformin sebagai obat terbanyak (46,4%), sedangkan terapi hipertensi didominasi Amlodipin (28,9%). Efek samping paling sering adalah mual/muntah (46%). Berdasarkan Algoritma Naranjo, kategori probable sebesar 51% dan possible 49%. Disimpulkan bahwa sebagian besar efek samping memiliki hubungan kausal yang cukup kuat, sehingga pemantauan MESO penting untuk meningkatkan keamanan terapi.
References
Fatihaturahmi, F., Yuliana, Y., & Yulastri, A. (2023). Literature review: Penyakit degeneratif: Penyebab, akibat, pencegahan dan penanggulangan. JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 3(1), 63–72.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2019). Pedoman monitoring efek samping obat (MESO) bagi tenaga kesehatan. Direktorat Pengawasan Distribusi Produk Terapetik dan PKRT BPOM RI
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07 Tahun 2020 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa. Kementerian Kesehatan RI.
Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2021. PERKENI.
DiPiro, J. T., Talbert, R. L., Yee, G. C., Matzke, G. R., Wells, B. G., & Posey, L. M. (2008). Pharmacotherapy: A pathophysiologic approach (7th ed.). McGraw-Hill.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07 Tahun 2021 tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Kementerian Kesehatan RI
Sari, G. P., Chasani, S., Pemayun, T. G. D., Hadisaputro, S., & Nugroho, H. (2017). Faktor risiko yang berpengaruh terhadap terjadinya hipertensi pada penderita diabetes melitus tipe II di wilayah Puskesmas Kabupaten Pati. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 2(2), 54–61. https://doi.org/10.33658/jl.v13i1.92
Abdulkadir, W. S., Djuwarno, E. N., Rasdianah, N., Akuba, J., & Tahir, M. F. (2023). Potensi interaksi obat antidiabetes melitus tipe-2 dengan obat antihipertensi. Journal Syifa Sciences and Clinical Research, 5(2), 245–252. https://doi.org/10.37311/jsscr.v5i2.18042
Putra, R. J. S., Achmad, A., & Pramestutie, H. R. (2017). Kejadian efek samping potensial terapi obat anti diabetes pada pasien diabetes melitus berdasarkan algoritme Naranjo. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 2(2), 45–50. https://doi.org/10.21776/ub.pji.2017.002.02.3
Fatmawati, N. (2019). Gambaran monitoring efek samping obat pada pasien diabetes melitus dan hipertensi di Rumah Sakit Akademik UGM [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang]. http://eprintslib.ummgl.ac.id/1390/
Trisia, T., Kurniawati, D., Nastiti, K., & Aryzki, S. (2024). Monitoring efek samping obat antihipertensi di Puskesmas Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. Jurnal Kesehatan Unggul Gemilang, 8(1), 7–15.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JFARM - Jurnal Farmasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JFARM - Pharmacy Journal provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JFARM - Pharmacy Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0




