IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DALAM MEWUJUDKAN BANDARA SEHAT

Authors

  • Diah Fadila Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Amanda Catur Elika Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Afifa Dini Hafzani Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Raina Amalia Putri Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Anes Hartati Ningsi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Desri Elsadiah Dangu Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Heni Trisnowati Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Khoiriyah Isni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Ana Imelda Sari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan
  • Mahardika Eka Yudha Kusuma Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.58794/jkems.v3i2.1589

Keywords:

Bandara sehat, implementasi, kawasan tanpa rokok, promosi kesehatan

Abstract

Rokok menjadi permasalahan yang krusial dalam sektor kesehatan masyarakat, sehingga pemerintah menerapkan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat umum, termasuk bandara, untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok. Namun, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi tantangan seperti lemahnya sosialisasi dan penegakan aturan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran implementasi KTR di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dalam mewujudkan bandara sehat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara singkat. Informan dalam penelitian ini terdiri dari satu orang pengelola dan satu orang pengunjung Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Fokus penelitian adalah pada implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Data yang diperoleh dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan penerapan KTR sudah berjalan baik melalui penyediaan ruang merokok, pemasangan tanda larangan, dan penegakan sanksi. Namun, masih ditemukan ada beberapa pengunjung yang belum memahami aturan KTR. Lokasi ruang merokok dinilai kurang strategis sehingga pelanggaran masih sering terjadi di area bandara. Penerapan KTR di Bandara YIA cukup baik dari sisi pengelola, namun masih perlu peningkatan edukasi, sosialisasi, dan penegakan aturan agar kepatuhan pengunjung meningkat dan lingkungan bandara menjadi lebih sehat serta nyaman bagi semua pengguna jasa bandara. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan sosialisasi kepada pengunjung serta penegakan aturan yang lebih tegas agar kepatuhan terhadap kebijakan KTR di bandara agar semakin optimal.

References

O. R. Kurniadi, “Penyuluhan Bahayanya Rokok Bagi Kesehatan Terhadap Siswa-Siswi Di SMK Kesehatan Mulia Husada,” JPM J. Pengabdi. Mandiri, vol. 4, no. 1, 2025.

World Health Organization, “Global report on trends in prevalence of tobacco use 2000–2025 (3rd ed.).,” Geneva: WHO Press., 2021.

N. S. Murni, D. Sayati, A. Deviliawati, and W. Suwandi, “Edukasi tentang rokok dan permasalahannya, serta cara menghentikan perilaku merokok di MA Babul Ulum Mariana Kabupaten Banyuasin Propinsi Sumatera Selatan,” Lontara Abdimas J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 5, no. 1, pp. 1–6, 2024, doi: 10.53861/lomas.v5i1.437.

A. Wahyuningsih and C. A. Dewantoro, “Literature Review: Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (Ktr) Di Fasilitas Kesehatan,” J. Adm. dan Manaj. Rumah Sakit Indones., vol. 4, no. 1, 2025, doi: 10.3176/chem.geol.1974.4.04.

I. G. Y. E. Pramana Putra and Y. Setyowati, “Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok Di Lingkungan Instansi Pemerintah Kota Yogyakarta,” TheJournalish Soc. Gov., vol. 3, no. 1, pp. 17–27, 2022, doi: 10.55314/tsg.v3i1.223.

Dedek Sutinbuk, “Analisis Persepsi Terhadap Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Bandar Udara Depati Amir Kabupaten Bangka Tengah,” J. Smart ANKes, vol. 1, no. 2019, pp. 38–45, 2019.

I. Bidja, “Pelaksanaan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok,” J. Wawasan Yuridika, vol. 5, no. 1, p. 113, 2021, doi: 10.25072/jwy.v5i1.381.

N. Rahman and A. Fakhrudin, “Pengaruh Lokasi Dan Fasilitas Transportasi Terhadap Minat Pengguna Jasa Layanan Bandar Udara Internasional Yogyakarta,” J. Kewarganegaraan, vol. 6, no. 1, pp. 1156–1164, 2022, [Online]. Available: http://journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/2692

M. R. Fazal, “Implementasi Safety Management System Di Bandar Udara Selama Masa Pandemi Covid-19,” J. Airpt. Eng. Technol., vol. 3, no. 1, pp. 13–19, 2022, doi: 10.52989/jaet.v3i1.70.

K. Suarjana et al., “Implementation of smoke-free law in denpasar bali: Between compliance and social norms of smoking,” J. Public health Res., vol. 9, no. 3, pp. 246–254, 2020, doi: 10.4081/jphr.2020.1747.

Robiul Fitri Masithoh, S. Margowati, and Heniyatun, “Perception of Local Governments of Magelang Regency and City to Regulation,” J. Promot. Prev., vol. 5, no. 1, pp. 145–152, 2022.

M. B. Anoraga, “Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok dalam Optik Maqosid Syariah di Kota Pekalongan,” Manabia J. Const. Law, vol. 4, no. 01, pp. 139–154, 2024, doi: 10.28918/manabia.v4i01.8675.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Pengembangan Kawasan Tanpa Rokok. Jakarta: Pusat Promosi Kesehatan, 2011.

E. S. Sinaga et al., “Penyuluhan Dan Monitoring Penerapan Kawasan Tanpa Rokok,” J. Pengabdi. Kesehat., vol. 6, no. 4, pp. 306–314, 2023.

A. N. Egoningsih et al., “Upaya Pengelola Yogyakarta International Airport dalam Menekan Angka Perilaku Merokok Melalui Ketersediaan Smoking Room Yogyakarta International Airport Management ’ s Efforts to Reduce Smoking Rates Through the Availability of Smoking Room Pendahuluan Sa,” Afiasi J. Kesehat. Masy., vol. 9, no. 3, pp. 202–208, 2023.

H. Fitriani, N. F Swadana, K. D Artanti, and Martini, Santi Martini, “Gambaran Implementasi Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Dalam Upaya Menurunkan Prevalensi Perokok Di Kabupaten Blitar,” J. Birokrasi Pemerintah. Drh., vol. 5, no. 4, pp. 19–31, 2023.

Oktavian Denta, M. J. Haryono, A. Musthofa, and T. Baning, “The Effect of Implementing Smoke-Free Areas on Indoor Air Quality in Kulon Progo,” J. Promkes, vol. 12, no. SI2, pp. 126–133, 2024, doi: 10.20473/jpk.v12.isi2.2024.126-133.

S. N. Alindra, M. Mamlukah, D. Sarifuddin, and E. Febriani, “Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan implementasi kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Puskesmas Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya,” J. Midwifery Care, vol. 4, no. 2, pp. 62–70, 2024, doi: 10.34305/jmc.v4i02.1113.

E. A. Pratama, “Kepatuhan Penggunaan Ruang Khusus Merokok: Studi Komparatif Kompleks Balai Kota Yogyakarta Dan Bandara Adisutjipto Yogyakarta,” Natapraja, vol. 6, no. 1, p. 57, 2018, doi: 10.21831/jnp.v6i1.20739.

D. Rosmayanti and I. Permana, “Barriers and facilitators to implementation of smoke-free area policy in public places: a scoping review,” J. Public Heal. Dev., vol. 22, no. 3, pp. 289–304, 2024, doi: 10.55131/jphd/2024/220323.

R. A. A’yuni and N. Nasrullah, “Implementasi Peraturan Daerah Tentang Kawasan Tanpa Rokok Di Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta,” Media Law Sharia, vol. 2, no. 2, pp. 172–189, 2021, doi: 10.18196/mls.v2i2.11487.

D. E. Yanti, A. Aprilia, A. Jaya, R. Y. Pratama, and N. B. Candesa, “Hubungan Pekerjaan dengan Perilaku Merokok di Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Emas Lampung Timur,” J. Dunia Kesmas, vol. 10, no. 1, pp. 51–55, 2021, doi: 10.33024/jdk.v10i1.3240.

K. F. Putri, C. R. Hudaya, S. Alfionita, N. R. Hamdani, and N. A. Rahman, “Upaya Perlindungan Kesejahteraan Kesehatan Dalam Kawasan Tanpa Rokok Bagi Mahasiswa Upn ‘Veteran’ Jakarta,” J. Huk. dan Kewarganegaraan, vol. 13, no. 12, 2025.

B. Bintoro, I. M. Ayu, C. S. P. Wekadigunawan, and D. Febriyanty, “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Merokok Pengunjung di Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Rumah Sakit X,” J. Ilm. Kesehat. Masy. Media Komun. Komunitas Kesehat. Masy., vol. 14, no. 2, pp. 63–69, 2022, doi: 10.52022/jikm.v14i2.327.

M. Ridwan, R. Halim, and R. Asyhar, “Literature Review: Pengaruh Kebijakan Larangan Merokok Terhadap Perilaku Merokok,” DE_Journal (Dharmas Educ. Journal), vol. 4, no. 3, pp. 341–350, 2024, [Online]. Available: http://ejournal.undhari.ac.id/index.php/de_journal

S. E. DION and S. J. WORO ASTUTI, “Penerapan Kebijakan Kawasan Bebas Rokok Di Kota Surabaya,” JISP (Jurnal Inov. Sekt. Publik), vol. 1, no. 2, pp. 157–178, 2022, doi: 10.38156/jisp.v1i2.75.

Fariz Kahendra, Bagoes Widjanarko, and Farid Agushybana, “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok : Literature Review,” Media Publ. Promosi Kesehat. Indones., vol. 6, no. 3, pp. 430–435, 2023, doi: 10.56338/mppki.v6i3.3284.

S. W. Astuti, O. Denta, T. Baning, K. Kabupaten, and K. Progo, “Si Mas Hebat Ku : Sinergi Masyarakat Hidup Bersih,” vol. 1, 2024.

R. Wardiah and H. Thabrany, “Pengetahuan Kawasan Tanpa Rokok dan Pengetahuan Bahaya Merokok Dengan Persepsi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok,” J. Ilm. Permas J. Ilm. STIKES Kendal, vol. 12, no. 3, pp. 761–766, 2022, [Online]. Available: https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM

R. D. Arfiningtyas and T. Salawati, “Persepsi Anak Sekolah Dasar Mengenai Bahaya Rokok (Studi Kasus Pada Anak Sekolah Dasar Di Perkotaan Dan Pedesaan di Kota Demak,” J. Kesehat. Masy. Indones., vol. 10, no. 1, pp. 58–63, 2015.

Downloads

Published

2025-07-30

Issue

Section

Articles