Dampak Pemanfaatan Artificial Intelligence Generatif terhadap Praktik Komunikasi Digital dan Etika Media di Indonesia
Keywords:
Intelligence Buatan, Komunikasi Digital, Etika Media, AI Generatif, Literasi DigitalAbstract
Perkembangan pesat Intelligence Artificial (artificial intelligence/AI) generatif, seperti ChatGPT, generator gambar, dan sistem otomatisasi konten, telah membawa perubahan signifikan dalam praktik komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemanfaatan AI generatif terhadap pola komunikasi, proses produksi media, serta tantangan etika yang muncul dalam konteks media digital di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur dan analisis kasus terkini terkait penggunaan AI generatif dalam jurnalisme, kehumasan, dan komunikasi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI generatif mampu meningkatkan efisiensi, personalisasi pesan, dan skala produksi konten. Namun demikian, penggunaan teknologi ini juga memunculkan persoalan etika yang serius, seperti penyebaran disinformasi, ketidakjelasan kepemilikan karya, bias algoritmik, serta penurunan tingkat kepercayaan publik terhadap media. Penelitian ini menegaskan pentingnya literasi komunikasi digital dan penguatan kerangka etika dalam pemanfaatan AI generatif. Temuan penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kajian ilmu komunikasi serta menjadi rujukan bagi akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan.




