Penyuluhan Kesehatan Menuju Generasi Sehat di Kelurahan Balai Gadang Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.58794/jdt.v6i2.2124Keywords:
Penyuluhan, Kebidanan Komunitas, Keluarga Berencana, Imunisasi, PUS, Bayi, Lansia, SanitasiAbstract
Kesehatan masyarakat yang optimal merupakan kondisi yang memungkinkan individu menjalankan aktivitas sehari-hari secara produktif. Namun, peningkatan jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan kualitas kesehatan dan kesejahteraan dapat menimbulkan berbagai permasalahan sosial dan kesehatan. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di RW 03 Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang dengan pendekatan Descriptive Observasional. Hasil: minat masyarakat untuk berkunjung ke posyandu masih rendah (88%), yang berimplikasi pada belum lengkapnya status imunisasi balita. Selain itu, masih terdapat 7% masyarakat yang tidak memiliki jamban, serta sebagian besar (67%) mengelola sampah dengan cara dibakar, yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan lingkungan. Dari aspek keluarga berencana, 9% pasangan usia subur (PUS) belum menggunakan metode kontrasepsi, menunjukkan masih adanya kesenjangan dalam pemahaman dan akses terhadap program KB. Kesimpulan: kegiatan penyuluhan kesehatan terbukti meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi, sanitasi yang layak, pengelolaan limbah yang aman, serta pemilihan kontrasepsi yang sesuai. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi menunjukkan bahwa pendekatan edukatif secara langsung efektif dalam mendorong perubahan perilaku kesehatan.
Views
Downloads
Downloads
References
[1] S. Cholifah, Asuhan Kebidanan Komunitas. Umsida Press, 2019. doi: 10.21070/2019/978-623-7578-12-3. https://doi.org/10.21070/2019/978-623-7578-12-3
[2] H. Andriani, S. D. Rachmadani, V. Natasha, and A. Saptari, “Continuum of care in maternal, newborn and child health in Indonesia: Evidence from the Indonesia Demographic and Health Survey,” J. Public Health Res., vol. 11, no. 4, Oct. 2022, doi: 10.1177/22799036221127619. https://doi.org/10.1177/22799036221127619
[3] Y. Oktafiana, K. Dwi Pratiwi, P. Cahya, R. Lelung, and M. Diah Listianingsih, “Implementasi Asuhan Kebidanan Komunitas di Kelurahan Genuk Kecamatan Ungaran Kabupaten Semarang,” Universitas Ngudi Waluyo, vol. 3, no. 1, pp. 5–7, 2024.
[4] A. I. Pratiwi, “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keikutsertaan Pasangan Usia Subur (PUS) dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi di Desa Alamendah Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung,” Jurnal Kebidanan, vol. 8, no. 1, pp. 1–11, Nov. 2019, doi: 10.47560/keb.v8i1.130. https://doi.org/10.47560/keb.v8i1.130
[5] D. Parwati, Asuhan Kebidanan Komunitas. Fatima Press, 2023.
[6] BKKBN, “Berita Negara Republik Indonesia,” 2019.
[7] Marmi, ‘Buku Ajar Pelayanan KB. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2020.
[8] Kemenkes, Panduan Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Kemenkes RI, 2021.
[9] WHO, WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. World Health Organization, 2022.
[10] D. Capriani et al., Pengantar Kebidanan Komunitas. Padang: PT Global Eksekutif Teknologi, 2022. [Online]. Available: www.globaleksekutifteknologi.co.id
[11] M. Wang and H. Fang, “The effect of health education on knowledge and behavior toward respiratory infectious diseases among students in Gansu, China: a quasi-natural experiment,” BMC Public Health, vol. 20, no. 1, p. 681, Dec. 2020, doi: 10.1186/s12889-020-08813-3. https://doi.org/10.1186/s12889-020-08813-3
[12] T. H. Akintobi, R. E. Bailey, and J. L. Michener, “Harnessing the Power of Community Engagement for Population Health,” Prev. Chronic Dis., vol. 22, p. 250189, Jun. 2025, doi: 10.5888/pcd22.250189. https://doi.org/10.5888/pcd22.250189
[13] G. W. Pajala and F. Hidayat, “Hubungan Jarak dan Usia Kehamilan dengan Komplikasi Persalinan di RSUD Jhon Piet Wanane Sorong,” Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, vol. 20, no. 2, Jul. 2024, [Online]. Available: https://jurnal.umj.ac.id/index.php/JKK
[14] B. Utomo, P. K. Sucahya, N. A. Romadlona, A. S. Robertson, R. I. Aryanty, and R. J. Magnani, “The impact of family planning on maternal mortality in Indonesia: what future contribution can be expected?,” Popul. Health Metr., vol. 19, no. 1, p. 2, Dec. 2021, doi: 10.1186/s12963-020-00245-w. ttps://doi.org/10.1186/s12963-020-00245-w
[15] I. Yun Diniaty Rosidi and Wa Ode Sri Wati Lestari, “Penyuluhan Keluarga Berencana untuk Meningkatkan Kesehatan Keluarga,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA), vol. 3, no. 1, pp. 17–21, May 2025, doi: 10.36474/abdinusa.v3i1.505. https://doi.org/10.36474/abdinusa.v3i1.505
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JDISTIRA provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JDISTIRA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0








