Kolaborasi Internasional Melalui Focus Group Discussion untuk Penguatan Pertanian Terpadu dan Ekonomi Berkelanjutan di Desa Rabuhit Kabupaten Simalungun
DOI:
https://doi.org/10.58794/jdt.v6i2.2040Keywords:
Focus Group Discussion, Sustainable Development Goals, Kelompok Tani, PeternakanAbstract
Pengabdian masyarakat di Desa Rabuhit, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, bertujuan mengatasi permasalahan limbah pertanian dan keterbatasan pakan ternak saat musim kemarau melalui hilirisasi inovasi pertanian terpadu. Metode pelaksanaan dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) secara hybrid yang melibatkan kolaborasi internasional dengan Universiti Putra Malaysia, Pemerintah Daerah, dan Industri. Kegiatan ini mendiseminasikan teknologi fermentasi untuk pembuatan silase pakan dan pupuk bokashi dari limbah kotoran ternak serta jerami. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat ketercapaian target program mencapai 92%. Secara kuantitatif, implementasi teknologi telah berhasil meningkatkan efisiensi biaya pakan harian serta produktivitas bobot ternak melalui ketersediaan pakan berkualitas. Selain itu, program ini juga dapat memfasilitasi kemandirian petani dalam pengadaan pupuk organik ramah lingkungan guna mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa adopsi pengelolaan pertanian terpadu yang adaptif dan mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa. Sebagai langkah keberlanjutan, diperlukan penguatan kelembagaan kelompok tani untuk menjamin kemandirian dan perluasan dampak inovasi di Desa Rabuhit.
Views
Downloads
Downloads
References
[1] B. P. Statistik, Kecamatan Gunung Maligas Dalam Angka, vol. 1. 2025.
[2] F. A. Amlys Syahputra Silalahi, Peni Patriani, Ma’ruf Tafsin, Hariadi Susilo and M. Dardanila, “Peningkatan Kapasitas Usaha Peternakan Kambing Melalui Penerapan Silase dan Mesin Chopper di Desa Rabuhit, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun,” Jdistira, vol. 5, no. 2, pp. 655–662, 2025.
[3] R. Rahmatullah, Hasnudi, E. Mirwandhono, P. Patriani, N. Ginting, and G. A. W. Siregar, “The effects of fermentation time and em4 dose on nutrient content of kepok’s peel as animal feed,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1542, no. 1, 2020.
[4] H. Hafid and P. Patriani, “Utilization of fermented rice straw biomass and soybean oil supplementation on digestibility, efficiency, and the bodyweight of local sheep,” IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 460, no. 1, 2020.
[5] P. Patriani, “Bokashi Application for Organic Farming in Manuk Mulia Village, Karo District,” J. Saintech Transf., vol. 5, no. 1, pp. 40–48, 2022.
[6] P. Patriani, N. Ginting, U. Hasanah, and R. E. Mirwandhono, “Application of silase waste fruit leather technology in Suka village, Kecamatan Tigapanah, Karo District,” Abdimas Talent. J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 2, pp. 192–199, 2019.
[7] P. Patriani, “Coffe Coffee Seed Waste silage technology as goat feed in Tigapanah Sub-district, Karo regency,” J. Saintech Transf., vol. 3, no. 2, pp. 77–85, 2020.
[8] H. Brits and L. Du Plessis, “Application of focus group interviews for quality management: An action research project,” Syst. Pract. Action Res., vol.
20, no. 2, pp. 117–126, 2007.
[9] A. Y. Faiq Taqiy Apta Danendra, Prasojo Katon Dewanto, Muhammad Fadlin Luphdika, “Penyuluhan Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Pada Dasa Wisma Gang Kenanga, Pengembangan Kapasitas Kelompok Masyarakat dalam Pengabdian Mahasiswa melalui Focus Group Discussion di Desa Gentungan, Mojigedang, Karanganyar,” in Seminar nasional Sendimas UNS Membangun Desa, 2023, pp. 12–21.
[10] C. MacDonald, “Understanding PAR: A Qualitative Research Methodology,” Can. J. Action Res., vol. 13, no. 2, pp. 34–50, 2012.
[11] N. L. Leech and A. J. Onwuegbuzie, “Qualitative Data Analysis: A Compendium of Techniques and a Framework for Selection for School Psychology Research and Beyond,” Sch. Psychol. Q., vol. 23, no. 4, pp. 587–604, 2008.
[12] J. Berry, K., & Kincheloe, “Rigour and Complexity in Educational Research. Conducting Educational Research,” Creat. Educ., vol. 12, no. 11, pp. 20–21, 2004.
[13] T. O.Nyumba, K. Wilson, C. J. Derrick, and N. Mukherjee, “The use of focus group discussion methodology: Insights from two decades of application in conservation,” Methods Ecol. Evol., vol. 9, no. 1, pp. 20–32, 2018.
[14] T. Hasanudin, S. Silviyanti, N. Yanti ”Persepsi Petani, Efektivitas Kelompok Tani, dan Difusi Inovasi Sistem Pertanian Organik di Provinsi Lampung” Laporan Penelitian Universitas Lampung, 2019.
[15] A. L. Arifin, and D.Solikhin,“Hilirisasi Pangan Guna Mewujudkan Ketahanan Ekonomi,” Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi Kewirausahaan, vol Vol. 5 No. 2 , pp. 19-27, 2025.
[16] S. Utami, and K Rangkuti, “Sistem pertanian terpadu tanaman ternak untuk peningkatan produktivitas lahan: A Review,” Agriland J. Ilmu Pertanian
Vol. 9 No. 1, pp 1-6, 2021.
[17] N. Murtiana, Aguslinda, R.Mauladi, R.Maulana, “Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal dan Teknologi,” Semnas Pariwisata dan dan Kewirausahaan, Vol.4, pp 259-263, 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JDISTIRA provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JDISTIRA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0








