Transformasi Sistemik Pakan Ternak untuk Mendukung Kemandirian KWT dan Posyandu di Desa Integrasi Layanan Primer

Authors

  • Azmi Yunarti Universitas Borneo Lestari
  • Yustin Ari Prihandini 3Universitas Borneo Lestari
  • Aulia Ramadhani Universitas Borneo Lestari
  • Siti Dharmawati Universitas Islam Kalimantan MAB
  • Neni Widaningsih Universitas Islam Kalimantan MAB
  • Khairul Anam 6Universitas Islam Kalimantan MAB

DOI:

https://doi.org/10.58794/jdt.v6i2.2000

Keywords:

Pemberdayaan Masyarakat, Integrasi Layanan Primer (ILP), Inovasi Pakan Ternak, Ketahanan Pangan, Kelompok Wanita Tani (KWT)

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sungkai Baru, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, dengan tujuan meningkatkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan melalui integrasi antara inovasi teknologi pakan ternak, penguatan ekonomi perempuan desa, dan pengembangan layanan primer berbasis siklus hidup. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan transformasi sistemik, melibatkan dua mitra utama yaitu KWT Sumber Rezeki dan Posyandu Asoka. Bentuk kegiatan utama yang dilaksanakan meliputi pelatihan pembuatan pakan ternak berbasis keong rawa, pelatihan produk freshpack hasil kebun, pelatihan pengukuran antropometri berbasis Posyandu ILP, serta pelatihan penguatan manajemen Posyandu ILP. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan. Pada pelatihan pakan ternak, rata-rata nilai peserta meningkat dari 59,4% menjadi 86%, sedangkan pelatihan manajemen Posyandu ILP meningkatkan pemahaman kader dari 49,2% menjadi 88,5%. KWT Sumber Rezeki berhasil mengembangkan sepuluh produk unggulan yang terdiri atas lima produk freshpack dan lima produk diversifikasi olahan pangan bernilai gizi tinggi. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas teknis dan ekonomi kelompok, tetapi juga memperkuat kolaborasi lintas sektor antara pertanian, peternakan, dan kesehatan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat desa yang mandiri dan berkelanjutan, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 2 (Tanpa Kelaparan) dan poin 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

Views

35 kali

Downloads

34 kali

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] D. B. Mahardika, L. Karisya, and R. Julianti, “Model Bisnis Berkelanjutan Usaha Ternak Ayam Kampung KUB : Pendekatan Efisiensi Pakan dan Diversifikasi Produk,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Nusant., vol. 6, no. 4, pp. 5770–5776, 2025.

[2] A. Akbar, R. Dijaya, I. R. Nurmalasari, U. Rumefi, and U. M. Sidoarjo, “Inovasi Agrofeedtech : Transformasi Limbah Pertanian Menjadi Pakan Ternak Untuk Ketahanan,” DedikasiMU (Journal Community Serv., vol. 7, no. 4, pp. 501–510, 2025.

[3] F. Fathurohman et al., “Transformasi Ekonomi Lokal Di Jawa Barat Revitalizing Sentra Peternakan Rakyat As A Strategy For Local Economic Transformation In West Java,” Creat. Res. J. |, vol. 11, no. 2, pp. 99–110, 2025.

[4] A. M. Purbadiri, S. U. Azizah, and T. S. Astutik, “Jurnal Abdimas ADPI Sosial Humaniora Pelaksanaan Posyandu Sebelum Menjadi Posyandu Integrasi Layanan Primer ( ILP ) di Desa Selokbesuki untuk Pencegahan Stunting,” vol. 6, pp. 12–22, 2025, doi: 10.47841/jsoshum.v6i4.527.

[5] N. Ramlan, “Optimalisasi Pemenuhan Asupan Gizi Terpadu Dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia,” vol. VIII, no. 3, pp. 361–384, 2025.

[6] D. N. Solehudin, E. Sujana, W. Tanwiriah, and O. S. Suwartapradja, “Pengaruh Pemberian Tepung Keong Mas (Pomacea Canaliculata L) Dalam Ransum Terhadap Konsumsi Ransum, Pertambahan Bobot Badan Dan Konversi Ransum Puyuh Pedaging,” J. Produksi Ternak Terap., vol. 05, no. 01, pp. 43–50, 2024, doi: 10.24198/jptt.v5i1.48822.

[7] Y. D. A. Riha and K. U. Henggu2, “Profil Kimia Tepung Keong Mas (Pomacae sp.) Yang Berasal Dari Perairan Tawar Kelurahan Mauliru,” J. Pengolah. Perikan. Trop. PROFIL, vol. 1, no. 1, pp. 1–3, 2023.

Downloads

Published

2026-07-30

Issue

Section

Articles