Implementasi Circular Bioeconomy Framework dalam Konservasi In-Situ dan Ex-Situ melalui Pembibitan Pohon di Hutan P-Wec
DOI:
https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.2018Keywords:
Konservasi Hutan In Situ, Konservasi Ex Situ, Pembibitan Pohon, Circular Bioeconomy FrameworkAbstract
Deforestasi lahan merupakan salah satu kondisi krusial yang terjadi di Indonesia sebagai salah satu negara dengan megabiodiversitas di dunia. Upaya konservasi hutan melalui pembibitan pohon pada lahan gersang menjadi salah satu strategi keberlanjutan ekologi di area Malang, khususnya di hutan P-Wec Petungsewu, Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Program pengabdian ini menerapkan Circular Bioeconomy Framework (CBF) untuk mengubah aktivitas pembibitan dan penanaman pohon menjadi sistem ekonomi sirkular yang menghubungkan konservasi in-situ dan ex-situ dengan penciptaan nilai ekonomi. Keterkaitan dengan SDGs 15 Life on Land ditegaskan melalui pengabdian konservasi hutan ini melalui upaya pelestarian spesies endemik wilayah Malang dan Indonesia yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi keberlanjutan tinggi. Hasil pengabdian adalah terwujudnya sistem bioekonomi sirkular dengan indikator input lokal (melalui media tanam, benih, dan tenaga pada aktivitas pembibitan) serta zero-waste system di area Hutan P-Wec melalui daur ulang limbah organic berupa pupuk kompos hasil limbah daun pohon. Hal ini terbukti dapat meningkatkan porositas dan aerasi tanah, sehingga dapat meningkatkan efektifitas pertumbuhan bibit pada lahan. Hasil berupa 17 jenis spesies bibit pohon yang sudah ditanam dan 5kg pupuk kompos dan 5kg sekam yang telah diolah dari limbah organik hutan P-Wec
References
A. Ersan, A. Rahmawati, and D. H. Amrina, “Analisis sosial ekonomi masyarakat terhadap pemanfaatan taman lindung hutan mangrove di Desa Sidodadi Kec. Teluk Pandan Kab. Pesawaran Lampung,” Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), pp. 102–112, Nov. 2022, doi: 10.37631/ebisma.v3i2.535.
M. Lugina, I. Indartik, and M. Aulia Pribadi, “Economic Valuation Of Mangrove Ecosystems And Their Contribution To Household Income: Case Studies At Pemogan, Tuban, And Kutawaru Villages,” Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, vol. 16, no. 3, pp. 197–210, Dec. 2019, doi: 10.20886/jpsek.2019.16.3.197-210.
P. Abbas, A. Marina, and M. Hasanah, “Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Temanggung Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun Melalui Pemanfaatan Hutan Adat,” Lokomotif Abdimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Okt 2023. https://doi.org/10.30631/lokomotifabdimas.v2i1.2084
B. Habriantono et al., “Program Konservasi Penanaman 1000 Pohon Berbasis Masyarakat di Wilayah Hulu DAS Bedadung Jember,” PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 9, no. 11, pp. 2044–2050, Nov. 2024, doi: 10.33084/pengabdianmu.v9i11.7794.
A. Jariah, A. Ariyadi, and N. Riyanti, “Pengelolaan Hutan Adat pada Perspektif Ekologi Politik dalam Pembangunan Perekonomian Masyarakat Menengah ke Bawah di Kabupaten Katingan,” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, vol. 17, no. 6, p. 4475, Nov. 2023, doi: 10.35931/aq.v17i6.2867.
I. S. Zamani, N. A. Arum, and D. K. A. Hasibuan, “Konservasi Hutan Dan Pesisir Berbasis Partisipasi Masyarakat (Studi Kasus: Kph Banawa Lalundu)”, Jurnal Celebica, vol. 6, no. 1, pp. 147–158, Jul. 2025. http://ojs.uho.ac.id/index.php/CELEBICA
T. Mulyaningsih, E. Aryanti, A. Muspiah, and Y. Zamroni, “Pemdampingan Wanatani Dalam Konservasi Ex-Situ Dua Varietas Gyrinops Versteegii Di Desa Pusuk Lestari, Lombok Barat,” Abdi Insani, vol. 7, no. 2, pp. 159–165, Aug. 2020, doi: 10.29303/abdiinsani.v7i2.321.
A. A. Afifi, N. A. Arifin, and I. Taslapratama, “Waste Management in the Circular Economy Framework: A Study on Biomass and Compost Potential Production in Payakumbuh City,” Journal of Regional Development and Technology Initiatives, vol. 3, no. 1, pp. 145–160, Feb. 2025, doi: 10.58764/j.jrdti.2025.3.93.
S. Chegini, A. R. M. Sikkander, M. Masoudi, H. Ekhtari, E. Mojaver, and H. Jafari, “A Circular Bioeconomy Framework for Biodegradable Waste: Strategies and Opportunities,” Bioresources and Bioproducts, vol. 2, no. 1, p. 2, Jan. 2026, doi: 10.3390/bioresourbioprod2010002.
N. M. Holden, A. M. Neill, J. C. Stout, D. O’Brien, and M. A. Morris, “Biocircularity: a Framework to Define Sustainable, Circular Bioeconomy,” Circular Economy and Sustainability, vol. 3, no. 1, pp. 77–91, Mar. 2023, doi: 10.1007/s43615-022-00180-y.
M. Pink, A. Józefowska, and A. Prof, Eds., The Circular Bioeconomy; Institutional and Production Perspectives, 1st ed. New York, NY, USA: Routledge, 2025.
A. R. T. S. Nor, I. P. Firmansyah, F. A. Kurniawan, and D. L. Masyitoh, “Economic value estimation of Sontoh Laut mangrove ecosystem, Surabaya, Indonesia”, MRCM, vol. 3, no. 2, pp. 17–23, Aug. 2022. https://doi.org/10.29080/mrcm.v3i2.1649
H. Ari, R. Emi, L. A. Fakultas, K. Universitas, T. Pontianak, and J. H. Nawawi, “Valuasi Ekonomi Hutan Mangrove Di Sungai Mas Desa Pemangkat Kota Kabupaten Sambas,” Jurnal Hutan Lestari, vol. 4, no. 4, pp. 615 – 628, 2016. https://doi.org/10.26418/jhl.v4i4.18249
R. Harini, R. D. Ariani, G. F. Ayu, and M. Zayyin, “Valuasi ekonomi kawasan hutan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),” ULIN: Jurnal Hutan Tropis, vol. 8, no. 1, p. 85, Feb. 2024, doi: 10.32522/ujht.v8i1.13341.
A. Risa Lestari, M. Yunus, “Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove Di Banua Pangka Desa Bawalipu Kecamatan Wotu Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan Economic Valuation Of The Mangrove Ecosystem In Banua Pangka Bawalipu Village Wotu District East Luwu District South Sulawesi Province,” Jurnal Ilmu Kelautan, vol. 2, no. 2, pp. 168–179, 2024. https://doi.org/10.29264/jinv.v16i1.7331
M. Eka Karina, rifa’i rifa’i, L. Safitra, dan M. Mukhlizar, “Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Konservasi Hutan melalui Program Penanaman Pohon di Kawasan Khdtk Universitas Muhammadiyah Bengkulu”, Almufi Jurnal PKM, vol. 5, no. 1, hlm. 6–15, Jun 2025. https://doi.org/10.63821/ajpkm.v5i1.435
M. Wongsokarto and A. Hendra Setiawan, “Economics Valuation of Mangrove Forest in Supporting the Blue Economy and the Maqaṣid Al-Sharia: A Case Study of Guraping Mangrove Forest, Sofifi, North Maluku,” Journal of Islamic Economics), vol. 16, no. 2, doi: 10.15408/aiq.v16i2.39308.
G. H. Martono, A. Azhari, and K. Mustofa, “An extended approach of weight collective influence graph for detection influence actor,” International Journal of Advances in Intelligent Informatics, vol. 8, no. 1, pp. 1–11, Mar. 2022, doi: 10.26555/ijain.v8i1.800.
T. Septiani, “Valuasi Nilai Ekonomi Hutan Produksi di Provinsi Riau sebagai Pendukung Pembangunan Berkelanjutan: Metode Benefit Transfer,” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 4, no. 4, pp. 666–672, Nov. 2025, doi: 10.31004/riggs.v4i4.3336.
E. Siaga and B. Lakitan, “Budi daya Terapung Tanaman Sawi Hijau dengan Perbedaan Dosis Pupuk NPK, Ukuran Polibag, dan Waktu Pemupukan,” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, vol. 26, no. 1, pp. 136–142, Jan. 2021, doi: 10.18343/jipi.26.1.136.
A. Azzahra, Guniarti, and F. D. Dewanti, “The Effect of Composition of Planting and Concentration of Liquid Organic Fertilizer of Banana Peel on the Production of Cayenne pepper (Capsicum frutescens L.),” Agro Bali, vol. 6, no. 1, pp. 82–92, 2023, doi: 10.37637/ab.v6i1.1076.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JDISTIRA provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JDISTIRA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0







