Edukasi Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil melalui Penyuluhan Kesehatan di Wilayah Gunungsari Lombok Barat

Authors

  • Dian Soekmawaty Riezqy Ariendha Institut Keshatan Yarsi Mataram
  • Irni Setyawati Inkes Yarsi Mataram
  • Hardaniyati Hardaniyati Inkes Yarsi Mataram
  • Kusniyati Utami Inkes Yarsi Mataram

DOI:

https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.1969

Keywords:

Ibu Hamil, Kekurangan Energi Kronik, Nutrisi, Pengetahuan

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan keadaan dimana ibu menderita kekurangan makanan yang berlangsung menahun (kronis) sehingga menimbulkan gangguan kesehatan pada ibu hamil. Kondisi ini ditandai dengan Lingkar Lengan Atas (LILA) <23,5 cm. Berdasarkan data jumlah ibu hamil yang mengalami KEK di provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 12,9%. KEK pada ibu hamil perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat menyebabkan kematian ibu dan bayi. satu cara  adalah memberikan edukasi tentang kekrangan energi kronik pada ibu hamil. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman ibu tentang kekurangan energi kronik dan cara mengatasinya pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam tahap pengabdian masyarakat ini terdiri dari 3 tahap, yaitu pretest, kemudian Pendidikan Kesehatan tentang penggunaan edukasi tentang energi kronik, kemudian diikuti dengan proses post-test untuk menentukan tingkat pengetahuan ibu hamil. Hasil: Perubahan yang terjadi sangat mencolok, dimana terdapat peningkatan sebesar 63,3 poin persentase pada jumlah peserta dengan pengetahuan kategori baik (dari 26,7% menjadi 90,0%). Sebaliknya, terjadi penurunan sebesar 63,3 poin persentase pada jumlah peserta dengan pengetahuan kurang (dari 73,3% menjadi 10,0%) tentang kekurangan energi kronik. Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman ibu-ibu tentang kekurangan energi kronik dan pencegahannya. Materi yang diberikan berisi pengetahuan tentang kekurangan energi kronik dan disajikan dengan cara yang lugas dan jelas. Masyarakat menjadi antusias untuk berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan, mengingat manfaat besar yang dapat diperoleh dari kegiatan pengabdian masyarakat.

Views

6 kali

Downloads

4 kali

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] I. Marjan, A. Q., Aprilia, A. H., & Fatmawati, “Analisis Determinan Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Gunung Sindur, Bogor,” J. Kesehat. Terpadu (Integrated Heal. Journal), vol. 12, no. 12, pp. 39–47, 2021.

[2] R. . Kemenkes, “Ditjen Kesehatan Masyarakat Tahun 2021.,” 2022.

[3] Dinas Kesehatan Lombok Barat, “PROFIL KESEHATAN PROVENSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2022,” 2023, [Online]. Available: https://drive.google.com/file/d/1rFIHqjNEZdQ7NvLH

[4] S. Antarsih, N. R., & Suwarni, “Faktor Risiko Kurang Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kecamatan Bumi Agung Way Kanan Lampung.,” J. Midwifery, 4, vol. 4, no. 1, p. 26, 2023.

[5] et al Noor, M. S., Buku ajar kekurangan energi kronik (KEK), 57th ed. 2021.

[6] P. L. N. Handayani, N., Yunola, S., & Indiani, “Hubungan Umur Ibu, Paritas Dan Jarak Kehamilan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (Kek) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim Tahun 2020,” J. Doppler, vol. 5, no. 2, p. 163, 2021.

[7] A. N. Kusumastuti, T., Putri, D. P., Eliza, C. P., & Hanifah, “Kek Pada Ibu Hamil : Faktor Risiko Dan Dampa,” Journal.Universitaspahlawan.Ac.Id, vol. 9, 2023.

[8] H. Molama, R., Rofiah, K., Pribadi, H. A., Dianingtyas Ariyanti, E., Nikmatul, A., Saidah, “Article Information Hubungan Antara Usia Dan Pendidikan Dengan Kejadian Kurang Energi Kronik Pada Ibu Hamil Trimester I The Relationship Between Age And Education With The Incidence Of Chronic Energy Deficiency In First Trimester Pregnant Women.,” 83–91., 2022.

[9] et al Sari, I. P., “Pengaruh Asupan Zat Besi terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil. Jurnal Gizi dan Kesehatan,” vol. 12, no. 1, pp. 14–20, 2020.

[10] M. K. (2019) Putri, “Studi Kasus Pada Ny T dengan PMT Ubi Jalar Ungu Terhadap KEK Di PMB Susiati Sragi Lampung Selatan Tahun 2019.,” 2019.

[11] A. I. Hazairin, A. M., Arsy, A. N., Indra, R. A., & Susanti, “Gambaran Kejadian Risiko 4T pada Ibu Hamil di Puskesmas Jatinangor. s,” J. Bidan 125 Cerda, vol. 3, no. 1, pp. 10–17, 2021, [Online]. Available: https://doi.org/10.33860/jbc.v3i1.358

[12] S. Fitri, N. L., Sari, S. A., Dewi, N. R., Ludiana, L., & Nurhayati, “Hubungan Usia Ibu Dengan Kejadian Kek Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Ganjar Agung Kecamatan Metro Barat Kota Metro. Jurnal Wacana Kesehatan, 7(1), 26.,” vol. 7, no. 1, 2022, [Online]. Available: https://doi.org/10.52822/jwk.v7i1.406

[13] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.

[14] L. Prastiyawati, “Intensifikasi Kelas Ibu Hamil terhadap Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Kurang Energi Kronis di Desa Purbosono Kecamatan Kertek Kabupaten Wonosobo,” Skripsi, Progr. Stud. Ilmu Kesehat..

[15] S. Arikunto, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta, Indonesia: J: Rineka Cipta, 2013, 2013.

[16] S. Notoatmodjo, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta., 2012.

[17] A. Ernawati, “Hubungan usia dan status pekerjaan ibu dengan kejadian kurang energi kronis pada ibu hamil.,” J. Litbang Media Inf. Penelit. …. http//ejurnal-litbang.patikab.go.id/index.php/jl/article/view/106, 2018.

[18] I. P. Suiraoka dan I. D. N. Supariasa, Media Pendidikan Kesehatan. Yogyakarta, Indonesia: Graha Ilmu, 2012.

Downloads

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles