Pemberdayaan Masyarakat Desa Rawang Kao Barat melalui Produksi Teh Daun Kelor sebagai Produk Bernilai Ekonomis
DOI:
https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.1965Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Daun Kelor, Teh Herbal, Produk Lokal, Ekonomi DesaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Rawang Kao Barat melalui pemanfaatan potensi lokal berupa daun kelor (Moringa oleifera) yang diolah menjadi produk teh herbal bernilai ekonomi. Selama ini, daun kelor hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan rumah tangga dan belum dikembangkan sebagai produk olahan yang memiliki nilai tambah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan teknis pengolahan teh daun kelor, sosialisasi pengemasan dan pemasaran produk, serta pendampingan usaha yang melibatkan 25 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga. Metode evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi langsung selama kegiatan, wawancara dengan peserta, serta pengisian angket untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan minat berwirausaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam memproduksi teh daun kelor yang higienis dan layak konsumsi. Sebanyak 45% peserta telah mampu memproduksi teh kelor secara mandiri, dan 10% di antaranya mulai mengembangkan produksi untuk konsumsi rumah tangga dan penjualan skala kecil. Luaran utama dari kegiatan ini meliputi produk teh daun kelor, kemasan sederhana produk, serta terbentuknya kelompok usaha kecil berbasis potensi lokal. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi kewirausahaan dan berpotensi.
References
I. Artikel, “Pemanfaatan Pangan Fungsional Lokal : Inovasi Moringa Oleifera Menjadi Produk Bergizi,” vol. 6, no. 2, pp. 1619–1624, 2025.
U. J. I. A. Antioksidan, D. A. N. Flavonoid, A. Kuliner, and O. International, “Kelor Dan Daun Singkong Antioxidant , Polyphenol , And Flavonoid Activity Testing Of Anchovy Nuggets With Moringa Leaves And Cassava Leaves Substitution Korespondensi : Windi Habsari Telp / Hp : 085230580783 ; vol. 16, no. April, pp. 1–13, 2025.
D. S. Zustika et al., “Review Artikel : Potensi Tanaman Obat Dalam Mengatasi Hiperuresemia,” vol. 25, pp. 120–133, 2025.
E. Syahrin, H. Sudarjat, and R. N. Balapadang, “Efektivitas Produk Herbal Antijamur Untuk Terapi Ketombe ( Pityarisis Capitis ) : Literature Review Dan Analisis Bibliometrik,” vol. 20, no. 1, pp. 42–55, 2025.
A. R. Wulandari and W. F. Dewatisari, “Jurnal Biologi Tropis Literature Review : Natural Anthelmintic from Moringa Leaves ( Moringa oleifera ) for Controlling Haemonchus contortus in Goats,” 2025.
R. Tamami, “Pelatihan dan Penyuluhan Pemanfaatan Daun Kelor sebagai Teh Herbal untuk Pengembangan UMKM Desa Sokawera,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Nusant., vol. 6, no. 3, pp. 4164–4170, 2025.
J. Permatasari et al., “Edukasi Teh Herbal Daun Kelor ( Moringa Oleifera L .) Sebagai Pengobatan Arthritis Gout Bagi Masyarakat Di Jurnal Dinamika Kesehatan Terpadu,” vol. 6, no. 1, pp. 1–9, 2024.
A. Mashudi, “Pemanfaatan Daun Kelor Menjadi Teh Banyak Khasiat,” J. Pengolah. Pangan, 2024.
M. S. Hakim et al., “Pembuatan Teh Herbal Dari Daun Kelor (Moringa Oleifera) Untuk Meningkatkan Kesehatan TubuH,” J. Wicara Desa, vol. 1, no. 5, pp. 820–828, 2023, doi: 10.29303/wicara.v1i4.3396.
R. Mastuti, T. Tiara, and S. Anzitha, “Analisis Pendapatan dan Nilai Tambah Kelor (Moringa oleifera) pada Agroindustri CV. Atlantic Kabupaten Aceh Utara,” Agrimor, vol. 8, no. 4, pp. 212–221, 2023, doi: 10.32938/ag.v8i4.2097.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
JDISTIRA provides open access to anyone, ensuring that the information and findings in the article are useful to everyone. This journal article's entire contents can be accessed and downloaded for free. In accordance with the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JDISTIRA is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0







