Pelatihan Keamanan Digital SIMRS untuk Pencegahan Kebocoran Data Pasien di RS Sentra Medika Cikarang

Authors

  • Anom Dwi Prakoso Universitas Medika Suherman

DOI:

https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.1843

Keywords:

SIMRS, Perlindungan Data, Keamanan Informasi, Kebocoran Data, Rekam Medis Elektronik, Rumah Sakit

Abstract

Transformasi digital melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan, namun juga menimbulkan risiko kebocoran data pasien apabila tidak didukung oleh tata kelola keamanan yang memadai. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dan Permenkes Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis Elektronik mewajibkan fasilitas kesehatan menjamin keamanan data pasien. Identifikasi awal di RS Sentra Medika Cikarang menunjukkan adanya kerentanan, seperti penggunaan password lemah, belum diterapkannya multi-factor authentication, rendahnya kewaspadaan terhadap phishing, serta keterbatasan pemahaman regulasi keamanan data. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi regulasi dan keterampilan keamanan SIMRS melalui sosialisasi regulasi, workshop teknis, dan simulasi insiden kebocoran data. Sebanyak 43 peserta mengikuti pelatihan dengan desain one-group pre–post intervention dan dievaluasi menggunakan pre–post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 48,49 menjadi 88,19 (peningkatan 81,87%). Uji Wilcoxon signed-rank menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,001). Selain peningkatan kognitif, peserta menunjukkan perubahan perilaku berupa penerapan password kuat, penggunaan multi-factor authentication, serta kemampuan mengenali dan merespons phishing. Program ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi SDM dan mendorong penguatan budaya keamanan informasi di rumah sakit.

References

P. K. Sari et al., “Information security cultural differences among health care facilities in Indonesia,” Heliyon, vol. 7, no. 6, p. e07248, 2021, doi: 10.1016/j.heliyon.2021.e07248.

F. M. Dias, M. L. Martens, S. F. de P. Monken, L. F. da Silva, and E. D. R. Santibanez-Gonzalez, “Risk management focusing on the best practices of data security systems for healthcare,” Int. J. Innov., vol. 9, no. 1, pp. 45–78, 2021, doi: 10.5585/iji.v9i1.18246.

R. Murray-Watson, “Healthcare data breach statistics. HIPAA J.,” HIPAA J. Accessed: Oct. 06, 2025. [Online]. Available: https://www.hipaajournal.com/healthcare-data-breach-statistics/

D. Natasya Putri, S. Hajijah Purba, K. Layana, K. Lubis, J. Lapangan Golf, and D. Jangak, “Tantangan dan Solusi dalam Implementasi SIMRS di Rumah Sakit Pemerintah di Indonesia,” JRIKUF J. Ris. Ilmu Kesehat. Umum, vol. 3, pp. 13–22, 2025. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i1.480

Y. Cita et al., “Tantangan Implementasi SIMRS dari Perspektif Tenaga Kesehatan : Studi Kualitatif di Rumah Sakit Daerah,” Vol. 4, No. 1, Pp. 121–132, 2025. https://doi.org/10.59027/al-ihtiram.v4i1.965

Wartini, I. Sartika, J. Pertiwi, and Y. Triana, “Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Ditinjau Dari Sumber Daya Manusia Dan Sarana Dan Prasarana Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Darsono Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur,” J. Manaj. Inf. dan Adm. Kesehat., vol. 06, no. 02, p. 2023, 2023.

A. Virk, S. Alasmari, D. Patel, and K. Allison, “Digital Health Policy and Cybersecurity Regulations Regarding Artificial Intelligence (AI) Implementation in Healthcare,” Cureus, vol. 17, no. 3, pp. 1–9, 2025, doi: 10.7759/cureus.80676.

World Health Organization, and International Telecommunication Union, Digital health platform handbook: building a digital information infrastructure (infostructure) for health. World Health Organization, 2020.

A. B. Nayla, G. R. Ramadhan, and S. Riatma, “Pelatihan dan Sosialisasi Keamanan Digital untuk Meningkatkan Kesadaran Siswa Terhadap Ancaman Phishing di Era Digital,” TrendX (Jurnal Pengabdi. Masy. Inov. dan Apl. Teknol., vol. 1, no. 1, pp. 39–47, 2025, [Online].

C. Elendu et al., “The impact of simulation-based training in medical education: A review,” Med. (United States), vol. 103, no. 27, p. e38813, 2024, doi: 10.1097/MD.0000000000038813.

M. M. Willie, “Strategies for Enhancing Training and Development in Healthcare Management,” Adv. Hum. Resour. Manag. Res., vol. 3, no. 1, pp. 44–59, 2025, doi: 10.60079/ahrmr.v3i1.408.

S. Bonesso, F. Gerli, R. Zampieri, and R. E. Boyatzis, “Updating the Debate on Behavioral Competency Development: State of the Art and Future Challenges,” Front. Psychol., vol. 11, no. June, 2020, doi: 10.3389/fpsyg.2020.01267.

S. H. Nugroho and K. Gunawan, “Kepuasan Kerja Karyawan di Rumah Sakit : Review Masalah dan Prospek di Era Digital,” Rekayasa, vol. 17, no. 3, pp. 501–507, 2024, doi: 10.21107/rekayasa.v17i3.27912.

A. Fittrani, A. Rohendi, B. Sukajie, and Purwadhi, “Penguatan SDM dalam Mendukung Transformasi Digital di RSUD Dr . Adjidarmo,” J. Knowl. Manag., vol. 18, no. 02, pp. 055–074, 2024. https://journal.uniga.ac.id/index.php/JKM/article/view/42491

Downloads

Published

2026-01-31

Issue

Section

Articles