Pendampingan Ketepatan Diagnosis Komplikasi dan Penyerta Kode Kasus Diabetes Melitus Untuk Percepatan Klaim BPJS di RS Awal Bros Botania

Authors

  • Fani Farhansyah Universitas Awal Bros
  • Riza Suci Ernaman Putri Universitas Awal Bros
  • Nimas Esya Bayazid Universitas Awal Bros
  • Hanifah Cahyani Universitas Awal Bros

DOI:

https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.1836

Keywords:

Pengodean, Ketepatan Diagnosis

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan ketepatan pengodean diagnosis Diabetes Melitus (DM) untuk mendukung kelancaran pengajuan klaim BPJS Kesehatan yang menggunakan sistem pembayaran INA-CBG’s. Ketepatan kode sangat menentukan kelompok INA-CBG’s sehingga berdampak pada besaran biaya yang diterima rumah sakit. Pengabdian dilaksanakan di RS Awal Bros Botania melalui kegiatan pendampingan secara langsung yang melibatkan petugas rekam medis dan casemix. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, latihan pengodean berbasis kasus, posttest, serta diskusi interaktif. Selama kegiatan, peserta mempraktikkan penentuan kode ICD-10 (E10–E14) dengan fokus pada pemilihan karakter keempat sesuai komplikasi dan diagnosis penyerta. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta dalam menentukan kode yang tepat. Pada sesi diskusi, peserta mampu mengidentifikasi kendala yang sering muncul, seperti kurangnya informasi pada rekam medis mengenai detail komplikasi dan penggunaan insulin. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi petugas dalam pengodean DM dan memperkuat pemahaman bahwa dokumentasi medis yang lengkap berpengaruh langsung pada keakuratan kode dan kelancaran klaim BPJS. Disarankan agar rumah sakit menyusun SOP pengodean DM dan melaksanakan pendampingan lanjutan untuk keberlanjutan hasil pengabdian

References

Kemenkes, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit,” Peratur. Menteri Kesehat. Republik Indones., no. 3, pp. 1–80, 2020.

A. Anfal, “Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Citra Rumah Sakit Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Umum Sundari Medan Tahun 2018,” Excell. Midwifery J., vol. 3, no. 2, pp. 1–19, 2020, doi: 10.55541/emj.v3i2.130.

Lidia Febrianty Sule and M. Ardan, “Sosialisasi Dampak Pengisian Form INA-CBG’S Dalam Mempengaruhi Pending Klaim BPJS di Rumah Sakit Siaga Al Munawwarah Samarinda,” JURPIKAT (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masyarakat), vol. 6, no. 1, pp. 365–374, 2025, doi: 10.37339/jurpikat.v6i1.2110.

H. Markam, K. P. Ningsih, L. Widjaja, U. K. Nisak, R. R. Marzo, and Siswati, “Analysis of the Factors Influencing the Coding Quality in East Java Hospital of Indonesia: Diabetes Mellitus as A Case Study,” Wind. Heal. J. Kesehat., vol. 8, no. 2, pp. 217–227, 2025, doi: 10.33096/woh.v8i2.1702.

F. A. Syahputri, K. Khairani, F. P. Gurning, U. Islam, N. Sumatera, and K. Deli, “Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim Bpjs,” J. Kesehat. Masy., vol. 12, no. October, pp. 339–355, 2024.

K. M. Kostick, “Coding diabetes mellitus in ICD-10-CM: improved coding for diabetes mellitus complements present medical science.,” J. AHIMA, vol. 83, no. 5, pp. 56–8; quiz 59, 2012.

I. B. Y. A. Vidhisvara, I. B. P. Widiarsa, M. G. Helena, and I. P. I. C. Himawan, “Parametrial hematoma following fetal craniotomy and curettage in intrauterine fetal death: a case report,” Intisari Sains Medis, vol. 12, no. 3, pp. 749–751, 2021, doi: 10.15562/ism.v12i3.1108.

H. Abdul Muchlis and W. uama Qomarania, “Hubungan Keakuratan Kode Diagnosis Dan Tindakan Dengan Besaran Tarif Ina-Cbgs Kasus Diabetes Melitus Tipe Ii Di Rsud Anutapura Palu,” J. Sci. Soc. Res., vol. 4307, no. 1, pp. 991–998, 2025, [Online]. Available: http://jurnal.goretanpena.com/index.php/JSSR

N. Youpita, I. Purwidyaningrum, and I. Rahmawati, “Analisis Biaya Riil pada Tarif INA-CBG’s Pasien Diabetes Melitus Rawat Inap di RS X Surakarta Tahun 2023 dan Analisis SWOT,” J. Mandala Pharmacon Indones., vol. 11, no. 1, pp. 188–199, 2025, doi: 10.35311/jmpi.v11i1.781.

M. M. Octa, L. Putriana, A. E. Silvyana, and D. F. Chairunnisa, “Analisis Biaya INA-CBG Terapi Kombinasi Insulin Pada Pasien BPJS Rawat Jalan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di RS Bhakti Kartini,” vol. 17, no. 2, 2025.

N. Rohaeni and M. Maulida, “Tinjauan Pengaruh Kelengkapan Dokumen Rekam Medis Pasien Bpjs Rawat Inap Guna Menunjang Kelancaran Klaim Ina-Cbg’S Di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. Ii Sartika Asih Bandung,” J. TEDC, vol. 19, no. 1, p. 23, 2025, doi: 10.70428/tedc.v19i1.1169.

D. Diwa Rahagyan, L. Widjaja, P. Fannya, and N. Yulia, “Perbandingan Tarif Rumah Sakit dan INA-CBG pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Rawat Jalan di RSIJ Sukapura,” J. Kesehat. Med. Udayana, vol. 10, no. 02, pp. 172–182, 2024, doi: 10.47859/jmu.v10i02.491.

Downloads

Published

2025-12-24

Issue

Section

Articles