Transformasi Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan di Kampung Seminai

Authors

  • Masriadi Universitas Muhammadiyah Bone
  • Marlia Rianti Universitas Muhammadiyah Bone
  • Hasriliandi Halim Universitas Muhammadiyah Bone
  • Andi Hajar Universitas Muhammadiyah Bone
  • Agustang Universitas Muhammadiyah Bone

DOI:

https://doi.org/10.58794/jdt.v6i1.1750

Keywords:

Limbah Minyak Jelantah, Lilin Aromaterapi, Pemberdayaan masyarakat, Metode PRA

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan konsumsi minyak goreng terbesar di dunia, namun limbah minyak jelantah dari rumah tangga sering dibuang sembarangan, menyebabkan pencemaran lingkungan, risiko kesehatan, dan kerusakan ekosistem. Di Kampung Seminai, Kabupaten Siak, wilayah bergantung pada perkebunan kelapa sawit, pengolahan limbah minyak jelantah masih tidak memadai, sehingga menimbulkan masalah lingkungan dan minimnya nilai tambah ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan dalam mengelolah limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi ramah lingkungan, guna mengurangi pencemaran, memberdayakan komunitas, dan menciptakan peluang wirausaha berkelanjutan. Menggunakan metode Participatory Rural Approach (PRA) dengan partisipasi aktif kelompok sasaran, program ini diikuti 27 anggota kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kampung Seminai, dilaksanakan pada September 2025 di Balai PKK. tahapan meliputi Sosialisasi manfaat lilin aromaterapi (seperti relaksasi dan pengurangan stres) serta dampak limbah minyak jelantah, diikuti pelatihan praktik menggunakan minyak jelantah sebagai bahan utama dan aditif lainnya. Evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test via Google Forms menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dari 66,7% sebelum program menjadi 87,42% setelah program (peningkatan 20,72%), yang mencerminkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Inisiatif ini tidak hanya mengurangi limbah rumah tangga dan pencemaran, tetapi juga mendukung praktik ekonomi sirkular jangka panjang, sebagai model pemberdayaan masyarakat pedesaan yang direplikasi.

References

Busalim, F., Rimantho, D., & Syafitri, A. (2023). Pembuatan lilin aromaterapi dari limbah minyak jelantah di pesantren Quran Wanita AL Hikmah Bogor, J. JANATA, 3(1), 30–36. https://doi.org/10.35814/janata.v3i1.4749

Nirwana, T. P., & Ernawati, E. (2024). Pelatihan pembuatan lilin dalam pemanfaatan limbah minyak jelantah. Sahid Da’watii Dedicate, 1(02), 23–28. https://doi.org/10.56406/sahiddawatiidedicate.v1i02.469

Al Qory, D. R., Ginting, Z., & Bahri, S. (2021). Pemurnian minyak jelantah menggunakan karbon aktif dari biji salak (Salacca zalacca) sebagai adsorben alami dengan aktivator H2S04. J. Teknol. Kim. Unimal, 10(2), 26–36. https://doi.org/10.29103/jtku.v10i2.4727

Anugrah, D. S. B., Wijanarko, A. M., & Sinanu, J. D. (2023). Pemberdayaan pedagang kantin di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Kampus BSD, Melalui edukasi pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi. I-Com Indones. Community J., 3(3), 1279–1285. https://doi.org/10.33379/icom.v3i3.3116

Wahyuni, S., & Rojudin. (2021). Pemanfaatan minyak jelantah dalam pembuatan lilin aromaterapi: Utilization of waste cooking oil in making aromatherapy candles. Proceeding UIN Sunan Gunung Djati Bndung, 1(56), 1–7

Melviani, Nastiti, K., & Noval. (2021). Pembuatan lilin aromaterapi untuk meningkatkan kreativitas komunitas pecinta alam di Kabupaten Batola. RESWARA J. Pengabdi. Kpd. Masy., 2(2), 300–306. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i2.1112

Agustang, Rianti, M., Halim, H., & A. T. MS, (2024). Pembuatan pupuk organik cair berbasis kohe kambing pada kelompok wanita tani di Desa Sapen. Jdistira J. Pengabdi. Inov. Dan Teknol. Kpd. Masy., 4(2), 376–382

Hayat, S., Sugianto, & Bunyamin, S. (2021). Pemberdayaan masyarakat dengan menerapkan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) melalui aspek teknologi, sosial dan keagamaan: Community empowerment by applying the PRA (Participatory Rural Appraisal) method through technological, social and religious. Proc. UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1(67), 165–182. [Online]. Available: https://proceedings.uinsgd.ac.id/index.php/Proceedings

Permana, E., et al. (2023). Pelatihan pembuatan lilin aromaterapi kulit kopi berbasis minyak jelantah di Desa Mukai Pintu Kabupaten Kerinci. Literasi J. Pengabdi. Masy., 3(2), 620–625. https://doi.org/10.58466/jurnalpengabdianmasyarakatdaninovasi.v3i2.1111

Khasanah, U., Zainab, Al Asqolaini, M. Z., Vitriya, R., & Tofan, A. (2024). Sosialisasi dan pelatihan pembuatan lilin aromatherapy untuk meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK dan mengurangi limbah rumah tangga. Alamtana J. Pengabdi. Masy. UNW Mataram, 5(3), 310–318. https://doi.org/10.51673/jaltn.v5i3.2295

Hidajat, S., Kamila, A. N., Malia, R. P., Rachmasari, S. S., & Maharani, R. (2024). Pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah sebagai upaya pemanfaatan limbah di Desa Domas, Mojokerto. Media Pengabdi. Kpd. Masy., 3(1), 347–353

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles