Sosialisasi Melalui Kuliah Pakar Multikultularisme Sosial Ekonomi Dalam Pembangunan Kota Manado Pada Mahasiswa Sosiologi

Authors

  • Rahmatiah Universitas Negeri Gorontalo
  • Sainudin Latare Universits Negeri Gorontalo
  • Abd. Halid Lemba Universitas Negeri Gorontalo
  • Ridwan Ibrahim Universitas Negeri Gorontalo
  • Moh. Mantali Universitas Negeri Gorontalo
  • Novita Habi Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.58794/jdt.v5i1.1265

Keywords:

Multikulturalisme, Sosial-Ekonomi, Manado

Abstract

Multikulturalisme sosial dan ekonomi dalam pembangunan Kota Manado bertujuan untuk mengeksplorasi perkembangan yang dipengaruhi oleh keanekaragaman budaya, antara lain budaya, adat istiadat, tradisi, dan kuliner. Sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, Manado terkenal dengan kekayaan suku dan agama yang tinggi sehingga menjadi landasan penting bagi pembangunan sosial dan ekonomi. Interaksi antar kelompok masyarakat ini berkontribusi terhadap dinamika sosial yang kompleks. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman hidup manusia dengan memusatkan perhatian pada nilai-nilai subjektif yang diungkapkan partisipan dalam menjelaskan fenomena yang ada, yaitu melalui narasi yang mendalam. Metode ini menekankan pada analisis yang tajam dan obyektif untuk mencapai interpretasi yang akurat. Dalam sosialisasi yang dilakukan, mahasiswa diberikan materi yang mencakup latar belakang geografis, sosial dan ekonomi, sejarah, serta kondisi Kota Manado terkini yang merupakan miniatur Indonesia dengan tingkat keberagaman suku dan agama. Hal ini penting untuk mencegah terulangnya perpecahan yang terjadi di masa lalu yang berdampak pada terganggunya proses sosial dan perekonomian, khususnya di Kota Manado sebagai pusat provinsi.

References

I. Amirulloh et al., “Implementasi Nilai Persatuan dalam Bergotong Royong di Masyarakat Desa Anggaswangi Sukodono Sidoarjo,” Econ. Xenization Abdi Masy., vol. 1, no. 1, pp. 13–20, 2023.

K. Saidah and K. A. A. R. Damariswara, Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dan Implementasinya Dalam Pendidikan Sekolah Dasar. Genteng Banyuwangi: Genteng Banyuwangi LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy, 2020.

E. R. P. Pelealu and S. R. T. Mulian, “Potensi Objek Wisata Religi Di Bukit Doa Kota Tomohon,” J. Holistik, vol. 15, no. 2, pp. 1–18, 2022.

A. M. Rantung, D. M. D. Warouw, and L. E. Tulung, “Peran Komunikasi Antar Budaya Dalam Perkawinan Suku Bali Dan Suku Minahasa Di Kota Manado,” Acta Diurna Komun., vol. 2, no. 3, pp. 1–14, 2020.

R. Mesra, M. Lamadirisi, and S. Fathimah, “Fungsi Pasar Sapi/ Blante Bagi Masyarakat Minahasa,” J. Socius J. Sociol. Res. Educ., vol. 8, no. 2, pp. 73–85, 2021.

D. Tungkagi and A. Sila, “Baku Tolong, Torang Samua Basudara: Modal Sosial Dan Titik Temu Dalam Mengelola Keragaman Etnoreligius Di Wilayah Transmigrasi Dumoga, Sulawesi Utara,” Harmoni, vol. 21, no. 1, pp. 1–24, 2022.

H. B. Nasution, S. Ismahani, and M. Jailani, “Konflik Dan Gerakan Moderasi Beragama Di Indonesia,” Repostory UINSU.

Grace Kerly Lony Langi, “Dampak Sosial-Ekonomi Dalam Kebiasaan Makan Kuliner Tinutuan Pada Masyarakat Multikultural Di Kota Manado,” J. Interdisiplin Sosiol. Agama, vol. 1, no. 2, pp. 134–153, 2021.

B. Laia, “Sosialisasi Dampak Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Di Desa (Studi: Desa Sirofi),” HAGA J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 74–84, 2022.

A. Yakin, “Metode Diskusi Dalam Pembelajaran Menurut Perspektif Islam,” Annu. Conf. Islam. Educ. Thought, vol. 1, no. 1, pp. 157–163, 2020.

Downloads

Published

2025-01-31

Issue

Section

Articles