http://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/issue/feed CERDAS - Jurnal Pendidikan 2023-12-27T00:00:00+00:00 Sri Wayuni sriwahyuni91@unilak.ac.id Open Journal Systems <p><strong>CERDAS - Jurnal Pendidikan</strong> diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan <strong>Juni</strong> dan <strong>Desember</strong> oleh Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil penelitiannya. Tujuan Jurnal Pendidikan adalah sebagai sarana untuk menerbitkan makalah/artikel dalam Bidang Pendidikan.</p> <p> </p> http://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/571 Analisis Perkembangan Distance Learning bagi Siswa Disabilitas 2023-12-19T07:14:50+00:00 Meta Silfia Novembli metasilfia_N@unilak.ac.id Nisaul Hasanah nisaul70@unilak.ac.id Bintha Ustafiano binthaustafiano@unilak.ac.id <p>Distance learning adalah pembelajaran melalui media yang memungkinkan terjadinya komunikasi antara guru dan siswa. Guru dan siswa tidak bertatap muka, dengan kata lain distance learning memungkinkan guru dan siswa berada di tempat yang berbeda atau bahkan sangat berjauhan. Distance learning adalah pembelajaran yang ditawarkan kepada peserta atau siswa yang tidak rutin berkumpul di satu tempat untuk menerima pelajaran langsung dari guru. Siswa disabilitas merupakan siswa yang mempunyai hambatan atau kesulitan pada kemampuan kognitif, fisik, sosial, dan emosional. Pembelajaran siswa disabilitas tidak hanya bersifat akademis saja, namun juga berkaitan dengan pengembangan tentu memerlukan keahlian khusus. Keadaan emosi dan perilaku yang terkadang tidak stabil dan bermasalah juga bisa menjadi kendala saat belajar di rumah. Tujuan studi ini adalah untuk mengidentifikasi data dari penelitian terdahulu tentang distance learning bagi siswa disabilitas. Metode yang digunakan yaitu sytematic literature review (SLR). Research Question dari studi SLR yaitu metode yang digunakan serta kesulitan yang dialami guru dalam proses distance learning bagi siswa disabilitas. Hasil studi dari 11 artikel menunjukkan bahwa metode yang digunakan guru adalah daring (online), homevisit, serta gabungan keduanya. Kesulitan yang dialami guru yaitu bekerja sama dengan orang tua dan masyarakat, kurangnya sarana dan prasarana, ketidakstabilan jaringan internet, pemahaman penggunaan teknologi, serta siswa disabilitas kurang antusias. </p> 2023-12-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 CERDAS - Jurnal Pendidikan http://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/145 Pemanfaatan Media Pembelajaran Sains untuk Mengembangkan Kemampuan Kognitif Siswa 2023-11-07T07:38:15+00:00 Mesrawati Zai mesrazai203@gmail.com <p>Masa usia dini adalah masa anak sedang mengalami masa pekanya, pada masa ini anak sangat sensitif menerima rangsangan. Masa peka merupakan kondisi dasar untuk mengembangkan kemampuan agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, serta sosial emosional. Perkembangan kognitif adalah proses dimana individu dapat meningkatkan kemampuan dalam menggunakan pengetahuannya. Kognisi adalah fungsi mental yang meliputi persepsi, pikiran, simbol, penalaran, dan pemecahan masalah terutama dalam pembelajaran sains. Pembelajaran sains pada anak usia dini masih berupa pengenalan warna, pencampuran warna, tumbuhan, binatang, gejala alam dan lain-lain. Metode yang dilakukan deskriptif kualitatif yang melibatkan 2 orang guru di kelas B2 di TK budhi luhur. Teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, display data penarikan kesimpulan, dan dilanjutkan dengan pemeriksaan keabsahan data dengan melakukan uji kredibilitas menggunakan teknik triangulasi metode. Hasil menunjukkan bahwa proses pembelajaran sains kurang optimal dalam mengembangkan indikator pencapaian perkembangan kognitif anak karena media sains yang digunakan kurang tepat. Hendaknya, media pembelajaran sains yang dipilih berbasis alam, sebab melalui media alam maka kognitif anak akan lebih tergali.</p> 2023-12-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 CERDAS - Jurnal Pendidikan http://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/166 Analisis Penggunaan Bahasa Ibu dalam Proses Pembelajaran 2023-11-07T05:19:54+00:00 Tri Feridiyana Yanatriferidiyana12@gmail.com <p>Dalam proses pembelajaran, bahasa memegang peranan penting sebagai alat komunikasi antara guru dan peserta didik, tanpa adanya komunikasi maka tidak akan ada proses pembelajran. Komunikasi antara guru dan peserta didik akan tercipta dengan baik manakala diantara keduanya saling memahami bahasa satu sama lain. Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran yang sangat penting bagi guru untuk memahami bahasa ibu, sebab bahasa ibu dinilai memiliki peranan penting untuk menjamin inklusifitas dalam pendidikan, bahasa ibu dapat menjabatani proses pembelajarana guru terhadap anak sehingga tercipta pembelajaran secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bahasa ibu dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengguanaan bahasa ibu memberikan kontribusi yang positif terhadap pencapaian target atau hasil belajar siswa terutama dikelas awal. Dapat disimpulkan penggunaan bahasa ibu ini memungkinkan anak lebih antusias dalam pembelajaran terutama pada kegiatan bertanya, dan mengkomunikasikan apa yang mereka ketahui.</p> 2023-12-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 CERDAS - Jurnal Pendidikan http://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/144 Upaya Guru dalam Mengembangkan Kecerdasan Interpersonal dan Intrapersonal Siswa Usia Dini 2023-12-19T07:19:13+00:00 Yona Kamilia yonakamiliabadria08@gmail.com <p>Kecerdasan memiliki peran penting bagi anak usia dini dalam megembangkan tumbuh kembang anak,oleh karena itu, guru memiliki peran untuk mengembangkan kecerdasan interpersonal dan intrapersonal anak yang penting bagi tumbuh kembang kemampuan bersosialisasi dan kemampuan mengelola emosional anak. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan proses hingga hasil dari upaya yang dilakukan oleh guru Kelompok B dalam mengembangkan kecerdasan intrapersonal dan intrapersonal anak didiknya.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian yaitu guru kelas kelompok B Saffa. Teknik pengumpulan data melalui observasi dengan pengamatan lapangan dan wawancara, Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif naratif.. Hasil Penelitian ini adalah Adapun upaya guru kelompok B antara lain melibatkan anak dalam memilih judul buku, melanjutkan cerita yang awalnya diceritakan oleh guru dan Memberi kesempatan kepada anak-anak untuk menjawab pertanyaan guru dari cerita yang sudah dibacakan oleh gurunya sebelumnya. Dengan mengembangkan dan mengenali kecerdasan intrapersonal dan intrapersonal seorang anak dapat mengenali dirinya sendiri dan mengelola emosinya dengan baik<strong>.</strong></p> 2023-12-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 CERDAS - Jurnal Pendidikan http://rumahjurnal.or.id/index.php/cerdas/article/view/597 Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Buku Anak Sekolah Dasar di Era Digitalisasi 2023-12-22T03:28:45+00:00 Refli Engla Meranti reflienglameranti@gmail.com <p>Era digitalisasi merupakan suatu era atau zaman dalam kehidupan ini yang mengalami kemajuan yang cukup pesat mengarah pada bentuk teknologi digital khususnya gadget. Menurunnya minat membaca buku di kalangan generasi muda merupakan salah satu dampak dari perkembangan teknologi, hal ini juga dapat dirasakan pada anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar. Berkurangnya minat membaca menjadi permasalahan bagi guru sebagai pendidik. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut, guru memerlukan berbagai upaya di kelas saat mengajar untuk meningkatkan kemampuan membaca. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis upaya guru dalam meningkatkan minat membaca siswa. Metode penelitian ini menggunakan penelitian studi pustaka (library research). Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah gadget mempunyai pengaruh yang besar terhadap minat baca karena kurangnya pengawasan dari orang tua atau guru dalam penggunaannya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dampak positif atau negatif dapat diatasi tergantung bagaimana gadget tersebut digunakan.</p> 2023-12-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 CERDAS - Jurnal Pendidikan